Sabtu, 01 September 2012

part time lover without guilt

Sambung tali rantai saling menguatkan
kau akan sadar betapa buruknya pemandangan itu
namun takan ada yang mengelak jika tiap chain itu saling membutuhkan

Subuh lalu telepon berdering
hembusan angin membangunkanku untuk tidak lagi bermimpi
namun jika sudah saatnya takdir itu datang, maka aku takan berlari

Aku dan kau pun tahu apa yang terjadi saat itu
kau dan aku memang ditakdirkan bersama
namun apa daya .......

tetaplah sabar untuk menunggu hingga chain mulai berkarat
dan akupun akan menceritakan semuanya

hari kemarin sampai aku berdiri ini
melupakan kebaikan yang mendorong mimpiku sebelumnya
bahkan sarapanku tak ada baiknya
karena aku bermimpi bisa tidur sebelum kau

Bodoh kau bilang saat itu,
namun yang lebih bodoh itu sebenarnya diri kita sendiri
terinstal sudah pandanganku oleh Y dengan perantara pemikiranmu

Tuhan ternyata baik tak hitung
udara paru tetap memasuki hidupku
selimbut aib tetap menutupiku

Dan sujudku lima masih dalam kesadaran diri
kau masih stay untuk melebarkan pipi ied kemarin
dan sapa banyak dengan kecintaanmu yang besar
begitupun aku disini.

Lewat coretan tak rata ini
mencoba kudokumenkan semua sayapku
semoga Tuhan tetap membuka jembatannya

Kalimat gila kau bilang
Aku sembahyang ditengah gelap
harap semakin renggang kau
akhir kau dewasa fikirku


dan aku lontarkan kata gila kepadamu
saat nyawa kan kau milyarkan
melebar bibirku dan ku ceritakan tentang kisah syurga dan hisabannya
kau mematung....

aku merindukannya
part time lover wihtout guilt

Tidak ada komentar:

Posting Komentar